Rechercher dans ce blog

Saturday, February 29, 2020

Mengajarkan Ilmu Politik di Kampus Amerika - VOA Indonesia

Sebagian kalangan, terutama di kampus-kampus perguruan tinggi dan universitas di Amerika beranggapan Presiden Donald Trump ikut mendatangkan tantangan bagi para guru besar ilmu politik di Amerika. Mereka menghadapi para mahasiswa yang dianggap lebih terpecah dalam hal pandangan politik mereka. Profesor Jennifer Lucas, yang telah mengajar mata kuliah ilmu politik selama lebih dari satu dekade di St. Anselm College di New Hampshire menceritakan hal itu kepada VOA.

“Saya telah mengajar mata kuliah politik Amerika selama 12 atau 13 tahun terakhir di kampus St. Anselm. Sebagai seorang profesor, saya rasa kadang-kadang kepresidenan Trump sulit disiasati," kata Professor Jennifer Lucas dari St. Anselm College.

"Terlepas dari apa yang saya rasakan tentang presiden atau bagaimana perasaan mahasiswa di kelas saya tentang presiden, pada era yang terpolarisasi ini berbeda dari yang sebelumnya," lanjutnya.

Seseorang berjalan di kampus Saint Anselm College, Jumat, 7 Februari 2020, menjelang debat partai Demokrat di Manchester, N.H. (Foto: AP / Matt Rourke)
Seseorang berjalan di kampus Saint Anselm College, Jumat, 7 Februari 2020, menjelang debat partai Demokrat di Manchester, N.H. (Foto: AP / Matt Rourke)

Jadi, menurut Professor Jennifer Lucas, kadang-kadang sulit bagi dirinya untuk berusaha menjelaskan ketika presiden mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak akurat atau hal-hal seperti itu.

"Sementara kami berusaha mengambil posisi politik tertentu, tetapi juga mencoba untuk mendapatkan kebenaran," ujarnya.

Profesor Lucas mengatakan keberpihakan telah menjadi bagian penting dari identitas sosial kita akhir-akhir ini. Oleh karena itu, ujarnya, identitas gender, identitas ras, dan isu LGBTQ juga menjadi masalah sesuai dengan garis partisan. Jadi, dia mengakui kadang-kadang sulit untuk membahas isu gender, misalnya, tanpa pembahasan yang bersifat partisan atau sesuai pemahaman kelompok-kelompok yang bersangkutan.

Sementara itu, seorang mahasiswi di Saint Anselm College, Ailish Husband, membenarkan pernyataan Profesor Lucas setelah mengikuti kuliahnya.

"Saya mengikuti kuliah Profesor Lucas tentang gender dan politik, dan saya pikir saya merasa, seperti banyak orang di kelas itu, cenderung condong ke kiri. Jadi kami belum pernah bertengkar di kelas," kata Ailish Husband.

Profesor Jennifer Lucas merasa interaksi di antara para mahasiswa di kelas kadang-kadang bisa menjadi lebih memihak dan memanas. Samantha Riley, seorang mahasiswi yang mengambil mata kuliah yang diajarkan oleh Profesor Lucas setuju dengan pendapat guru besarnya itu.

“Kita bisa mengatakan ada dua sisi. Setiap orang memiliki semacam argumen mengenai pendapat yang dipertahankan dengan keras dan kadang-kadang ada mahasiswa yang memiliki pendapat yang tidak dipercaya oleh mahasiswa lain," kata Samantha Riley.

Profesor Jennifer Lucas mengatakan kurikulum yang digunakan umumnya tidak banyak berubah. Ia berpendapat para ilmuwan politik berusaha untuk tetap berpegang pada pandangan jangka panjang, yakni sesuai prinsip-prinsip dalam perspektif sejarah dan perspektif kelembagaan.[lt/ab]

Let's block ads! (Why?)



"politik" - Google Berita
February 29, 2020 at 05:44PM
https://ift.tt/39bmVRq

Mengajarkan Ilmu Politik di Kampus Amerika - VOA Indonesia
"politik" - Google Berita
https://ift.tt/37GUyJP
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Wacana Parpol Islam Tunggal, PAN: Silaturahim Kekuatan Besar Bangun Politik - Hidyatullah.com mengabarkan kebenaran

Ali Taher mengatakan, silaturahim merupakan salah satu dari lima unsur untuk memperebutkan kekuasaan

Wacana Parpol Islam Tunggal, PAN: Silaturahim Kekuatan Besar Bangun Politik

Azim Arrasyid/hidayatullah.com

Ketua DPP PAN Ali Taher Parasong (kanan) pada Kongres Umat Islam Indonesia ke-7 di Pangkal Pinang, Babel, Kamis (27/02/2020).

Hidayatullah.com– Ketua DPP PAN, Ali Taher Parasong mengungkapkan bahwa silaturahim merupakan kekuatan besar dalam membangun politik. Hal itu disampaikannya terkait wacana pembentukan partai politik Islam tunggal yang mengemuka pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII.

“Saya melihat kekuatan yang besar dalam membangun politik adalah silaturrahim,” ujar Ali Taher setelah acara silaturahim dan tukar pikiran dengan partai-partai politik dalam rangkaian acara KUII ke-7 di Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis malam. Kongres berlangsung hingga Sabtu (29/02/2020).

Ali Taher mengatakan, silaturahim merupakan salah satu dari lima unsur untuk memperebutkan kekuasaan. Kelima unsur tersebut yaitu idealisme, jaringan, kepercayaan, membangun silaturrahim yang berkelanjutan, dan modal kerja.

Baca: PPP Tekankan Kesamaan Sikapi Wacana Parpol Islam Tunggal

Terkait wacana parpol Islam tunggal, Ali Taher menyampaikan pandangan sisi lain. Ali memandang wacana itu sulit diwujudkan jadi kenyataan. Sebab Indonesia adalah negara yang besar dan majemuk, sehingga menurutnya sulit untuk mempersatukan umat.

Selain itu, menurutnya, faktor antropologi juga mempengaruhi sehingga masyarakat sulit bersatu karena jumlah aliran di Indonesia juga terlalu banyak. “Oleh karena itu berkaca pada pemilu 1955 kita paling banyak tujuh partai politik, itu baru cukup,” ujar Ali.

Menurutnya juga, salah satu kelemahan umat Islam dalam memperjuangkan kemenangan politik adalah tidak memiliki mapping (pemetaan) yang cukup. Politik perlu pemetaan kekuatan demografi, jumlah penduduk dan sebarannya, serta basis umat Islam di Indonesia.

Mapping itu hampir rata-rata partai politik yang berbasis Islam itu tidak punya, sehingga ketika memperebutkan apa yang disebut dengan basis massa itu kita (hanya) berasumsi, jadi tidak fokus,” sebut Ali.

Baca: Din Dorong Kongres Umat Islam Lahirkan Parpol Islam Tunggal

Menurutnya pula, partai berbasis Islam juga tidak mempunyai calon, sosok, dan figur yang tangguh di dunia politik. Menurutnya belum ada figur yang memiliki visi yang kuat dan kemampuan akademisi yang baik di partai-partai Islam. Kalau figur-figur yang memiliki kemampuan agama rata-rata cukup.

Selain itu, menurutnya, kekuatan jaringan partai Islam juga masih kurang. Bahkan yang lebih parah masih menurutnya rata-rata partai politik tidak begitu dipercaya oleh publik.

Perwakilan partai-partai politik yang menghadiri KUII ke-VII di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sekarwati, Presiden PKS Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal PPP Asrul Sani, Ketua DPP PAN Ali Taher, dan Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid.

Baca: MUI “Sambut” Usulan Din Bentuk Partai Politik Islam Tunggal

Sebelumnya, Ketua Wantim MUI Prof Din Syamsuddin mengangkat agenda politik sebagai salah satu dari sejumlah agenda prioritas yang disampaikannya pada KUII VII di Kota Pangkal Pinang, Babel, Kamis (27/02/2020).

Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015 ini mendorong agar umat Islam pada kongres umat Islam itu mencetuskan satu partai politik Islam, sebagai kendaraan politik umat yang mayoritas di Indonesia ini.

“Agenda politik umat Islam perlu mengambil beberapa opsi pendekatan: Pertama, mendorong adanya partai politik Islam tunggal yang secara formal berfungsi sebagai kendaraan politik tokoh-tokoh umat Islam dan sarana artikulasi aspirasi politik umat Islam,” ujar Din dalam pidatonya pada Sidang Pleno III KUII ke-7 yang berdasarkan pantauan hidayatullah.com berlangsung hampir satu jam lamanya itu.

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7 diselenggarakan pada 26-29 Februari 2020 di Bangka Belitung. Acara yang digagas Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini dihadiri tidak kurang 800 peserta. Terdiri dari pengurus MUI Pusat hingga daerah, ormas-ormas Islam, perguruan tinggi, pondok pesantren, dan pemangku kebijakan lainnya.* Azim Arrasyid

Laporan ini terlaksana atas kerjasama Dompet Dakwah Media

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Let's block ads! (Why?)



"politik" - Google Berita
February 28, 2020 at 09:30PM
https://ift.tt/3cmUvWK

Wacana Parpol Islam Tunggal, PAN: Silaturahim Kekuatan Besar Bangun Politik - Hidyatullah.com mengabarkan kebenaran
"politik" - Google Berita
https://ift.tt/37GUyJP
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

MKHI: Hoax Politik Ubah Emosional, Hoax Corona Bisa Ancam Nyawa - detikNews

Jakarta -

Wabah virus Corona yang sudah menjalar ke beberapa negara juga disertai dengan merebaknya berita bohong tentang virus mematikan itu. Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) menyebut berita bohong kesehatan, termasuk soal Corona, berada di peringkat tiga teratas.

"Hoax kesehatan, termasuk soal isu Corona, menempati urutan ketiga terbesar," kata Ketua umum DPP Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) Mahesa Paranadipa dalam talk show 'Belajar dari Corona, Si Penyakit Mematikan' di Hotel Santika Premiere, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020).

Mahesa mengatakan hoax kesehatan bisa mengancam nyawa. Dia lantas membandingkan hoax kesehatan dengan hoax politik.

"Kalau hoax politik hanya mengubah emosi orang. Banjir dihubungkan pilpres itu mengubah mindset. Kalau hoax kesehatan bisa mengancam nyawa," tegasnya.

WN Selandia Baru yang Positif Corona Sempat ke Bali:

Let's block ads! (Why?)



"politik" - Google Berita
February 29, 2020 at 03:15PM
https://ift.tt/2PAFdno

MKHI: Hoax Politik Ubah Emosional, Hoax Corona Bisa Ancam Nyawa - detikNews
"politik" - Google Berita
https://ift.tt/37GUyJP
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Friday, February 28, 2020

Conceptual approval granted to demo plans for Morris Sokol building - ABC NEWS 4

[unable to retrieve full-text content]

Conceptual approval granted to demo plans for Morris Sokol building  ABC NEWS 4

"Demo" - Google News
February 29, 2020 at 04:56AM
https://ift.tt/32HEUfN

Conceptual approval granted to demo plans for Morris Sokol building - ABC NEWS 4
"Demo" - Google News
https://ift.tt/35q1UQ2
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Mar 1 | Maple Sugaring Demo and Celebration | Framingham, MA - Patch.com

Bring your family to celebrate nature and learn how to make maple syrup! All ages are welcome to help harvest sap from our maple trees and observe how it is boiled into syrup over an outdoor fireplace.

​There will be outdoor nature crafts for children and Tree Yoga for all ages!

Let's block ads! (Why?)



"Demo" - Google News
February 29, 2020 at 03:48AM
https://ift.tt/2vpx6Df

Mar 1 | Maple Sugaring Demo and Celebration | Framingham, MA - Patch.com
"Demo" - Google News
https://ift.tt/35q1UQ2
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Demo fleet of electric pedal-assist bikes coming to Lincoln - 1011now

After almost two years of bike-sharing in Lincoln, BikeLNK is powering up with five electric pedal-assist bikes in March and April.

BikeLNK will have the bikes in the system for two months to see how the community responds.

The five bikes are a demo fleet of BCycle Electric bikes that assist riders as they pedal up to 17mph.

There is no additional cost to use an e-bike, you just need a valid BikeLNK pass.

To get the assist, a user needs to turn on the bike with a button located on the left side of the handlebars.

Once a rider starts pedaling, the electric-assist will match the rider’s power.

BikeLNK plans to have a “home base” station for the bikes to be at each day to ensure they rotate around the system. The bikes will start at the “home base” station each morning and be brought back to the station three more times throughout the day.

On Monday, March 2nd, the bikes will start at the 11th & P station located right outside Embassy Suites. BikeLNK suggests using the BCycle App to locate the e-bikes which will be shown with a little lightning bolt symbol on the station icon.

Let's block ads! (Why?)



"Demo" - Google News
February 29, 2020 at 12:45AM
https://ift.tt/2I3kVPl

Demo fleet of electric pedal-assist bikes coming to Lincoln - 1011now
"Demo" - Google News
https://ift.tt/35q1UQ2
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Demokrat Ogah Koalisi, PDIP Ingatkan Politik Sangat Dinamis | merdeka.com - merdeka.com

Merdeka.com - Demokrat menegaskan menolak berkoalisi dengan PDIP dan Gerindra yang dianggap tengah membangun kekuatan dari sekarang untuk Pemilu 2024. Namun hal tersebut ditanggapi santai oleh PDIP.

Politikus PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno mengingatkan, sebaiknya Demokrat tidak terperangkap fenomena yang sementara.

"Politik sangat dinamis. Pilihan-pilihan politik bisa berubah setiap waktu. Jadi jangan terperangkap dengan fenomena yang sifatnya temporer," ujar Hendrawan melalui pesan singkat, Jumat (28/2).

Hendrawan mengatakan, ruang penjajakan masih harus dibuka. Sebab, seni membangun kebersamaan dan kesepakatan adalah bagian dari politik.

"Jadi ruang saling berkomunikasi, saling menjajaki, harus terus dibuka dan dimanfaatkan. Seni membangun kebersamaan dan kesepakatan adalah bagian dari politik," kata dia.

1 dari 1 halaman

Soal kans PDIP dan Gerindra berkoalisi di 2024, Hendrawan menilai mungkin terjadi. Namun masih terlalu jauh.

"Masih jauh. Dalam politik, semua serba mungkin. Tapi ketergesa-gesaan juga berbahaya," kata dia.

Partai Demokrat mengendus rencana membangun kekuatan politik besar antara PDIP dan Partai Gerindra. Hal itu tampak dari pertarungan politik pemilihan Wagub DKI di DPRD Jakarta.

Politikus Demokrat Andi Arief menyayangkan hal itu. Apalagi, membangun kekuatan itu di tengah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga kader PDIP masih berkuasa. Hal tersebut dinilai tidak etis.

"Tahun 2024 masih lama. Tapi PDIP dan Gerindra memulai genderang bersatu dari sekarang. Itu hal biasa, meski tak elok Pak Jokowi kekuasaannya berusia muda di jabatan ke dua. Perang pertama dimulai pemilihan cawagub DKI. Tidak mungkin Demokrat mendukung koalisi Gerindra dan PDIP," kata Andi kepada wartawan, Jumat (28/2).

[rnd]

Let's block ads! (Why?)



"politik" - Google Berita
February 28, 2020 at 09:00PM
https://ift.tt/2uDUvk1

Demokrat Ogah Koalisi, PDIP Ingatkan Politik Sangat Dinamis | merdeka.com - merdeka.com
"politik" - Google Berita
https://ift.tt/37GUyJP
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Search

Featured Post

Granblue Fantasy: Relink's Demo Will Make a Believer Out of You - Kotaku

depolitikblog.blogspot.com Before multiple friends of mine went out of their way to sing the praises of Granblue Fantasy: Relink to ...

Postingan Populer