/data/photo/2020/03/19/5e72fef71944d.jpg)
SERUAN keprihatinan di atas adalah telepon seorang Bapak di Jogja ketika menganggap saya cukup punya kenalan dan pengaruh di elite politik.
Bapak itu marah dan prihatin melihat keramaian di media sosial soal Corona masih tak lepas dari politik Pemilu dukung mendukung Jokowi, Ahok , Anies dan Prabowo.
Akibat politik dukung mendukung, bangsa ini kehilangan obyektivitas kritis menilai kerja pemecahan masalah Corona serta manfaat bagi warga. Komentar-komentar yang bertebaran di medsos cenderung menilai azas manfaat untuk mendukung citra tokoh yang didukungnya, layaknya budaya fans (penggemar) pada Diva, bukan lagi warga pada negarawan.
Masyarakat opera sabun
Dalam buku kumpulan tulisan esai saya di Harian Kompas bertajuk “Negara Melodrama “ (Maret 2019), saya menekankan kecenderungan masyarakat kita sebagai masyarakat melodrama, sebuah rumus penting tontonan opera sabun di televisi yang sudah menjadi virus terbesar kehidupan sehari-hari.
Dalam mayarakat opera sabun, seperti layaknya rumus melodrama , segalanya hitam putih, stereotip, serba pro-kontra serta vulgar. Segalanya menjadi drama, logika terkalahkan emosi.
Tokoh -tokoh utama dibangun serba hitam putih alias baik dan buruk. Segalanya dijalankan dalam siklus penuh konflik, tidak terselesaikan dengan berbagai tema. Pada gilirannya melahirkan budaya fans (penggemar) yang fanatik pada bintangnya.
Sesungguhnya, kajian poltik dan budaya dalam perspektif opera sabun bertumbuh seiring periode awal bertumbuhnya masa emas opera sabun di Amerika sekitar 50-70 an.
Kata “ opera sabun “ dimunculkan ketika salah satu merk sabun mandi menjadi sponsor . Bisa diduga, opera sabun memang ditujukan untuk mengelola psikologi tontonan ibu-ibu di rumah . Sebuah tontonan yang bisa digosipkan dan menjadi ruang pelepasan emosi ibu-ibu .
Harus dicatat, opera sabun Indonesia menjamur seiring lahirnya televisi swasta pasca 1990,lewat awalnya seri “Dynasti“ dari Amerika hingga “Maria Marcedes“ Mexico dan kini Korea.
"politik" - Google Berita
April 04, 2020 at 10:42AM
https://ift.tt/2x1fbnc
Hentikan Dukung Mendukung Politik, Musuh Bersama Kita adalah Corona! - Kompas.com - KOMPAS.com
"politik" - Google Berita
https://ift.tt/37GUyJP
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment