
SURABAYA - Bakal calon wakil wali kota Surabaya Lia Istifhama optimistis menjalani proses politik yang ada, termasuk pada tahap mendapat rekom dari partai politik. Selama ini Ning Lia, sapaan akrabnya mendaftar di PDI Perjuangan.
Sambil menunggu pengumuman rekom, Lia tak mau berpangku tangan. Putri politikus senior PPP, KH. Masykur Hasyim ini terus bergerak melakukan sosialisasi ke masyarakat maupun konsolidasi internal.
"Maju sebagai kandidat adalah ikhtiar saya dengan dorongan para pendukung. Jadi saya melalui proses politik ini tidak sendiri. Tentunya juga tetap optimistis," ujar Ning Lia. Keponakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini juga tak menampik namanya yang digadang-gadang sebagai calon pendamping Machfud Arifin. Menurutnya, semua opini yang berkembang di masyarakat harus dihargai.
Ketua DPD Perempuan Tani Jawa Timur ini memilih terus berikhtiar melakukan komunikasi politik, baik itu di tataran massa atau grasroot. Demikian juga komunikasi politik di tingkat elit juga terus dia jalani.
"Memang ada sejumlah opsi yang berkembang, saya berpasangan dengan calon dari PDIP seperti Mas Whisnu, atau dengan Pak Machfud Arifin. Karena saya memilih maju lewat partai, maka saya serahkan keputusan pada partai politik sebagai pemilik rekom," imbuh Lia.
Pengurus Fatayat NU Jatim ini mengaku sebelumnya pernah ditawari untuk berkongsi lewat jalur independen dengan calon perseorangan yang saat ini lolos dalam syarat dukungan sebagai calon independen. Namun, saat itu ia menolak karena ia lebih memilih maju lewat instrumen partai politik.
Sementara itu, KH Masykur Hasyim mendukung sepenuhnya Lia Istifhama yang akan maju sebagai bakal calon wakil wali kota Surabaya. "Saya sering menanyakan kepada Ning Lia sudah sampai mana upayanya untuk maju sebagai bacawawali. Saat ini beliau juga kerap mengisi seminar, tapi jangan lupa sering turun ke bawah (turba) untuk menyapa masyarakat," ujar Kiai Masykur Hasyim.
Kiai Masykur menambahkan saat ini masyarakat butuh sosok yang milenial. Menurutnya Ning Lia tidak hanya sosok muda yang memiliki pemikiran yang luar biasa namun juga mampu merangkul masyarakat kalangan bawah. "Usaha itu wajib, biar Allah yang menentukan. Kita yakin akan ada yang menggandeng Ning Lia," jelasnya.
Menurutnya sejumlah Kiai yang tergabung dalam tim sembilan sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah kiai dan tokoh di Surabaya. Meski demikian, Kiai Hasyim mengatakan agar Ning Lia terus melakukan blusukan yang ke daerah-daerah yang belum pernah dikunjungi. "Harus istiqomah melakukan sosialisasi," pungkasnya.(mus/rak)
(sb/mus/jay/JPR)
"politik" - Google Berita
March 12, 2020 at 04:19PM
https://ift.tt/39QYR6Q
Tunggu Rekom Partai, Ning Lia Jalani Proses Politik - Jawa Pos
"politik" - Google Berita
https://ift.tt/37GUyJP
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
No comments:
Post a Comment